Gejala Penyakit Hernia Pada Orang Dewasa

Gejala Penyakit Hernia Pada Orang Dewasa  РPenyakit hernia merupakan salah satu penyakit yang ditunjukkan dengan penonjolan yang terjadi pada viskus melalui suatu lubang yang ada di dalam kavitas letak dimana visera berada. Biasanya tempat yang menjaadi sarang dari hernia ini terjadi lipat paha, umbilukus, pada linea alba, garis semilunaris dari Spiegel, diafragma, dan juga insisi bedah.

Gejala Penyakit Hernia Pada Orang Dewasa

Gejala Penyakit Hernia Pada Orang Dewasa

 Penyakit Hernia

Gejala penyakit hernia pada orang dewasa akan menjadi suatu hal yang tidak enak dirasakan saat sore hari datang, dan akan membaik di malam hari. Jika sang penderita bersandar, maka gejala hernia akan berkurang. Nyeri yang dirasakan pada bagian lipat paha, namun, hernianya tidak bisa terlihat,biasnaya hal ini tidak mengindikasikan akan mula munculnya hernia.

Kebanyakan penyakit hernia ini akan berkembang dengan diam-diam. Hal yang harus dilakukan untuk mengidentifikasikan dari penyakit hernia ini adalah dilakukan pemeriksaan. Hernia yang tidak bisa dideteksi melalui pemeriksaan, bisa dideteksi dengan usg atau ultrasonografi. Nyeri hebat yang dirasakan sebagai suatu gejala penyakit hernia pada orang dewasa diikuti dengan nyeri tekan, obstruksi interna, dan juga gejala dari terjadinya sepsis. Raduksi yang terjadi dari herna strangulasi meruakan kontraindikasi jika terdapat sepso atau adanya isi dari sakus yang diperkirakan mengalami gangerosa.

Gejala penyakit hernia pada orang dewasa biasanya ditandai juga dengan rasa mual pada letak dimana terjadinya hernia. Nyeri yang dirasa keras. Terjadinya benjolan pada letak hernia, terdapat gelembung pristal yang bisa didengar. Dan jika otot sudah mengendor, maka benjolan ini akan hilang. Kadang perut juga terasa perut kembung, yang disertai mual dan juga muntah.

Diagnosis Hernia

Diagnosa ditegakkan berdasarkan anamnesa pada penderita penyakit hernia tentang penyakit yang Anda derita yakni untuk menjelaskan adanya pernyakit hernia tersebut. Pemeriksan yang dilakukan secara fisik untuk mengetahui infeksi, auskultasi, palpisai, perkuasi pada daerah yang mengalami keluhan. Terdapatnya suatu benjolan yang terdapat ditempat yeng sering mengalami penyakit hernia. Dan hal yang perlu dilakukan juga adalah dengan rontgent untuk mengetahui keadaan yang lebih pasti.

Diagnosis gejala hernia sendiri biasanya ditegakkan berdasarkan dari anamnesis pada penderita penyakit hernia mengenai penyakit yang sedang dialami misalnya adalah dengan menjelaskan apakah adanya gejala hernia itu sendiri. Kemudian pemeriksaan fisik yang dilakukan untuk membantu mengetahui mengenai infeksi, auskultasi, palpisai, erkuasi dibagian daerah yang mengalami keluhan tadi. Dan adanya suatu benjolan yang ada pada tempat sering mengalami gejala hernia. Dan hal yang harus dilakukan adalah dengan melakukan rontgent untuk membantu mengetahui mengenai keadaan yang lebih pasti dari gejala hernia tersebut.

Operasi Hernia

Gejala hrnia biasanya akan terasa disaat kita sedang berdiri, sedang batuk dan juga sedang tegang. Untuk kasus penyakit hernia ini cara penanganan dengan melakukan operasi hernia disebut dengan istilah herniotomi. Herniotomi merupakan salah satu bentuk tindakan untuk membantu membuka kantong hernia, dan kemudian memasukannya lagi ke dalam kantong hernia agar bisa masuk ke dalam rongga adbomen, serta dengan mengikat dan juga memotong kantong hernia. Sedangkan pada herniplasti adalah dengan melakukan tindakan untuk membantu membuatkan daerah dibagian defek, misalnya adalah untuk kasus hernia inguinalis. Dan tindakannya ini biasanya bertujuan untuk membantu menguatkan cincin inguinalis internal dan membantu menguatkan dinding posterior secara kanalis inguinalis.

Operasi pada penyakit hernia merupakan salah satu jalan pengobatan penyakit hernia inguinalis yang lebih rasional. Indikasi dari operasi ini sudah ada begitu diagnosis mulai ditegakkan. Dan pada prinsip dasar operasi hernia ini biasanya terdiri dari herniotomi serta hernioplasti. Komplikasi penyakit hernia atau turun berok biasanya tergantung dari suatu keadaan yang dialami oleh isi dari hernia. Isi dari hernia ini biasanya bisa tertahan di dalam kantong, dan untuk kasus hernia ireponibel ini biasanya akan terjadi jika isi dari hernia terbilang lumayan besar, misalnya adalah jika terdiri dari omentum, organ ekstra peritonial. Dan disini tidak muncul gejala klinis kecuali jika dalam bentuk benjolan. Bisa juga terjadi dalam bentuk isi hernia yang tercekik oleh cincin hernia sehingga akan terjadi hernia strangulata yang bisa menimbulkan adanya suatu gejala obstruktif pada usus yang terjadi dengan sederhana. Sumbatan yang terjadi bisa total dan parsial. Jika cincin pada hernia sempit dan menjadi kurang elastis atau juga berubah lebih kaku, maka lebih sering terjadi pada jepitan parsial. Selain itu, tak jarang juga akan terjadi inkarserasi retrigard, yakni adalah dua segmen pada usus yang terperangkap ke dalam kantong hernia dan pada satu segmen yang lain ada di dalam rongga peritoneum misalnya seperti huruf W.

Jepitan pada cincin hernia ini kemudian akan menimbulkan terjadinya gangguan pada perfusi jaringan dari isi hernia. Dan pada awalnya akan terjadi suatu bendungan pada vena sehingga akan terjadi suatu bentuk udem organ atau juga struktur di dalam hernia serta transudasi ke dalam kantong hernia. Munculnya udem ini bisa mengakibatkan jepitan dibagian cincing hernia menjadi semakin bertambah, sehingga pada akhirnya akan menyebabkan peredaran darah jaringan mengalami gangguan. Selain itu, isis dari hernia ini bisa terjadi nekrosis dan juga kantong hernia sendiri akan berisi transudat dalam bentuk cairan serosanguinus. Jika isi dari hernia sendiri terdiri dari usus, dan bisa terjadi suatu perforasi yang pada akhirnya bisa menimbulkan abses lokal, fistel, atau pertonitis, jika memang terjadi suatu hubungan dengan rongga perut.

Gejala Penyakit Hernia Pada Orang Dewasa


=====================================

>>> Kapsul Herbal Pro-Hernia Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Hernia, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Hernia and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *