Gejala Penyakit Hernia

Gejala Penyakit Hernia – Gejala Penyakit Hernia yang biasanya timbul pada penyakit ini adalah terdapat benjolan di skrotum yang bisa dimasukkan kembali atau tidak. Pada awalnya, benjolan muncul di pangkal paha, yang lama kelamaan turun ke bawah yaitu ke skrotum. Benjolan ini biasanya hilang timbul. Ketika berbaring benjolan akan masuk dan kempis, namun ketika beraktivitas benjolan akan kembali menonjol.

Gejala Penyakit Hernia

Gejala Penyakit Hernia

Penyakit Hernia

Sebagai upaya pencegahan dari dampak buruk Gejala Penyakit Hernia ini, kita wajib mendeteksi atau mengenali seluk beluk penyakit hernia yang banyak menyerang pria. Untuk mendeteksi penyakit hernia dapat dilakukan dengan 2 cara yakni dengan proses perabaan, serta pengamatan gejala yang biasanya muncul pada penderita hernia.

Untuk proses perabaan ini digunakan untuk mengetahui adanya tonjolan yang muncul seiring dengan terjadinya hernia eksternal. Sedangkan untuk mendeteksi hernia internal tidak dapat dilakukan hanya dengan perabaan, untuk mengetahui atau mendeteksi penyakit hernia internal ini perlu dilakukan suatu pemeriksaan dengan menggunakan alat bantu, karena tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Gejala Penyakit Hernia  yang dialami penderita hernia yang satu dengan yang lainnya, pastinya berbeda-beda. Beberapa gejala hernia yang mungkin terjadi dan paling umum terjadi adalah mengalami penurunan nafsu makan yang disebabkan penyakit hernia yang menjepit saluran pencernaan terutama usus, mengalami mual dan rasa ingin muntah. Di samping itu, terkadang penderita hernia mengalami peningkatan suhu tubuh, kemudian demam dan rasa sakit yang begitu hebat terutama pada bagian sekitar organ vital.

Jika mengalami Gejala Penyakit Hernia  seperti diatas, segera lakukan pemeriksaan untuk pembuktian, apakah Anda mengalami penyakit hernia atau tidak. Agar segera mendapat penanganan lebih lanjut sebelum penyakit hernia berkembang menjadi penyakit komplikasi.

Dari beberapa kasus yang terjadi akibat dari penyakit hernia, bahwa seorang pria yang menderita hernia akan mengalami komplikasi atau akibat dari hernia itu sendiri terutama pada seksual, seperti penurunan libido seksual, lemah syahwat/ impotensi, tidak mampu lagi melakukan hubungan seksual yang bersifat permanen, dsb.

Penatalaksanaan Penyakit Hernia

Penatalaksanaan hernia dibagi menjadi 2, konservatif dan operatif. Cara mengobati hernia secara konservatif terbatas pada tindakan pengembalian posisi (dengan cara mendorong masuk tonjolan yang ada secara manual) dan pemakaian penyangga (supportif) untuk mempertahankan isi hernia yang telah diresposisi. Pasien juga diajarkan untuk memasukkan kembali isi hernia ke dalam rongga perut. Pengurangan hernia secara non-operatif dapat dilakukan dengan berbaring, posisi pinggang du tinggikan, lalu diberikan analgetik (penghilang rasa sakit) dan sedatif (penenang) yang cukup untuk memberikan relaksasi otot. Perbaikan hernia terjadi jika benjolan berkurang dan tidak dapat terdapat tanda-tanda klinis strangulasi.

Penggunaan suportif  pada gejala hernia hanya bertujuan menahan hernia yang telah diresposisi dan tidak pernah menyembuhkan sehingga harus dipakai seumur hidup. Hal ini biasanya di pilih jika kita menolak dilakukan perbaikan secara operasi atau terdapat kontradiksi terhadap operasi. Cara ini tidak dianjurkan karena menimbulkan komplikasi, antara lain merusak kulit dan tonus otot dinding perut di d aerah yang tertekan sedangkan strangulasi tetap mengancam. Pada anak-anak cara ini dapat menimbulkan atrofi (pengecilan) testis karena tekanan pada tali sperma yang mengandung pembuluh darah testis.

Meskipun tersedia supportif bagi penderita gejala hernia, penanganan terbaik gejala hernia adalah dengan operasi. Penggunaan alat suportif  tidak menyembuhkan hernia. Operasi merupakan penatalaksanaan rasional hernia inguinalis, terutama jenis yang strangulasi. Indikasi operasi sudah ada begitu diagnosis di tegakkan. Banyak pasien hernia inguinal yang memiliki gejala minimal. Sementara pada kasus hernia strangulasi, tindakan operasi harus segera dilakukan sebab usus yang terjepit akan segera mati dan mengalami pembusukan,

Operasi hernia yang dilakukan disebut dengan istilah herniotomi yang biasanya bertujuan untuk membantu membebaskan kantong hernia sampai ke lehernya, kemudian kantong dibuka dan isi dari hernia ini kemudian dibebaskan jika memang ada suatu perlekatan, dan kemudian setelah itu direposisi. Kantong hernia selanjutnya dijahit ikat setinggi mungkin kemudian setelah itu dipotong.

Sedangkan pada operasi hernia herniplastik ini dilakukan dengan cara mengecilkan anulis inginalis internus dan juga membantu menguatkan dinding belakang pada kanalis inguinalis. Dan dikenal dengan istilah metode hernioplastik misalnya adalah seperti mengecilkan anulus inguinalis internus dengan menggunakan jahitan yang terputus, setelah itu menutup dan kemudian menguatkan fasia transversa, dan setelah itu menjahitkan perteman pada m.transverus internus abdonis dengan m.oblikus internus abdnominis yang lebih banyak dikenal dengan nama conjoint tendon ke ligamentum inguinae Poupart lewat metode Bassini. Dan biasanya metode ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu memperbaiki orifisium miopektinea, superior yang berasal dari ligamentum inguinalis, yaknia dalah anulus profunda dan juga segitiga Hesselbach, sehingga bisa diterapkan baik untuk gejala hernia direk atau juga indirek.

Komplikasi Hernia

Komplikasi dari gejala hernia sendiri semuanya tergantung dari keadaan yang dialami oleh si penderita hernia. Isi dari hernia yang tertahan di dalam kantong hernia pada kasus hernia ireponible ini bisa terjadi jika isi dari hernia ukurannya terlalu besar, misalnya adalah yang terdiri dari omentum, organ ekstrapertoneal atau juga merupakan salah satu bentuk dari hernia akreta. Dan disini tidak bisa menimbulkan gejala hernia secara klinis kecuali dalam bentuk benjolan. Bisa juga terjadi pada isis hernia yang tercekik lewat cincin hernia sehingga terjadi hernia strangulata yang kemudian bisa menimbulkan terjadinya gejala obstruksi pada usus secara sederhana.

Gejala Penyakit Hernia


=====================================

>>> Kapsul Herbal Pro-Hernia Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Hernia, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Hernia and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Gejala Penyakit Hernia

  1. celana hernia dewasa says:

    wah ngerih juga yah penyakit ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>