Penyakit Hernia Hiatus

Penyakit Hernia Hiatus – Herniasi lambung melalui hiatus esophagus dapat terjadi sebagai hernia geser biasa, dimana sambungan esophagus-lambung bergeser masuk ke dalam toraks atau merupakan hernia paraesofagus, dimana sebagian lambung (biasanya fundus) menyelinap masuk disamping sambungan gastroesofagus ke dalam hiatus. Hernia geser seringkali disertai dengan refluks gastreoesofagus, terutama pada anak yang pada orang dewasa tidak jelas. Pengobatan tidak diarahkan pada herniannya tetapi pada refluks gastreoesofagusnya.  Hernia paraesofagus mungkin ditemukan pasca fundoplikasi karena refluks gastreoesofagus, terutama jika tepi-tepi hiatus esophagus yang mengakami dilatasi belum merapat. Rasa  penuh setelah makan dan nyeri otot perut atas merupakan gejala yang biasa. Infarkan lambung yang mengalami herniasi jarang terjadi. Gejala penyakit hernia hiatus cenderung bertambah hebat dengan berbaring dan semua bentuk penyakit asam-peptik dapat paling buruk pada pagi  hari  jika sekresi asam tidak dinetralisasikan oleh makanan.

Penyakit Hernia Hiatus

Penyakit Hernia Hiatus

Penyakit Hernia Hiatus

Spasme esophagus yang disebabkan oleh refluks asam lambung ke dalam esophagus yang dapat disebabkan oleh refluks asam lambung ke dalam esophagus yang mukosanya sebelumnya telang terangsang, dapat menyebabkan nyeri yang meremas yang tidak dapat dibedakan dari iskemia miokard dan yang bahkan dapat memipunyai suatu pola radiasi yang mirip. Nyeri pada penyakit hernia hiatus disebabkan karena tukak lambung atau duodenum adalah epigastrik atau susternal, biasanya bermula kira-kira 1 sampai 1 ½ jam setelah makan dan biasanya mereda dalam beberqapa menit karena antasida atau susu.

Nyeri yang disebabkan oleh kolesistitis akut lebih umum dilukiskan sebagai rasa sakitm yang mungkin adalah epigastrik atau substernal. Nyeri ini umumnya cenderung terjadi kira-kira satu jam setelah makan dan tidak berhubungan dengan  pengarahan tenaga.  Adanya gangguan abdomen, seperti penyakit hernia hiatus atau tukak duodenum bukan merupakan bukti bahwa nyeri dada pasien berhubungan dengannya.  Gangguan-gangguan demikian sering  asimtomatik dan sama sekali tidak biasa pada pasien yang juga menderita angina pectoris.

Jika kita menemukan benjolan pada selangkangan, abdomen,skrotum, atau paha, segera hubungi dokter. Terkadang hernia dapat menimbulkan rasa sakit, dan rasa sakit itu akan bertambah parah terutama pada saat  mengubah posisi dari duduk ke berdiri. Kecuali hernia umbilical pada bayi, hernia-hernia yang lain cukup bandel sehingga tidak dapat menghilang begitu saja. Kita memerlukan bantuan dokter untuk mengatasinya.  Jika dibiarkan hernia akan semakin membesar dan rasa sakit yang ditimbulkannya pun semakin parah. Pada beberapa kasus hernia hiatal (hernia karena pembedahan) yang parah, dapat mengakibatkan sebagian intestine terperangkap. Kasus ini biasa disebut inkarserasi (incarceration). Pada kondisi ini, pasokan darah dapat tersumbat oleh intestine yang terperangkap tadi, kondisi ini disebut strangulasi.

Situasi ini dapat berbahaya, terutama jia terjadi infeksi yang menyebabkan jaringan strangulasi mati, jadi segera hubungi dokter. Jika setelah melakukan operasi hernia dan tampak ada warna kemerah-merahan pada area bekas sayatan operasu, segera beritahukan dokter. Boleh jadi, out adalah tanda-tanda infeksi yang segera memerlukan penanganan yang tepat.

Jenis gejala hernia hiatus ini merupakan salah satu jenis penyakit hernia yang banyak ditemukan. Pada kasus gejala hernia hiatus ini pada bagian bawah esofagus dan juga bagian kardia lambung biasanya melorot ke atas dan masuk ke dalam rongga dada duatas diafragma serta disertai dengan adanya esofageal junction-nya yang seusia dengan suatu porosnya lewat dari hiatus esofagus yang lebih normal. Jadi susunan secara anatomis dibagian bawah kardia lambung ini yang normal akan menjadi sangat terganggu, maka kemudian akan terjadi suatu bentuk refluks asam lambung dengan akibat gejala hernia seperti rasa panas di jantung. Dan jika gejala hernia hiatus ini terjadi dengan permanen, maka timbulnya atau munculnya kongesti dengan akibat dari terjadinya penyakit maag atau gastirtis, erosi, serta ulserasi dibagian lambung yang kemudian akan mengalami herniasi.

Diagnosis Penyakit Hernia Hiatus

Diagnosis yang ditegakkan pada gejala hernia hiatus adalah :

  1. Radiografi yakni salah satu nampak bayangan pada udara yang ada di belakang jantung dibagian foto dada atau juga dibagian thoraks.
  2. Fluroscopi yakni adalah pada bagian lambung yang biasanya mengalami herniasi yang tidak ikut ke dalam gelombang peristaltik yang bisa mendorong esofagus ke arah bawah.
  3. Endoskopi yakni untuk membantu mengetahui mengenai komplikasi yang kemungkinan muncul namun pemeriksaan ini biasanya jarang dilakukan.

Pengobatan gejala hernia hiatus adalah pemberian obat hernia seperti :

  1. Obat antasid
  2. Obat metokloropramid
  3. Kolinergik
  4. Simetialin
  5. Dan pilihan yang terakhir adalah dengan melakukan operasi.

Cara yang bisa dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyakit hernia adalah dengan menjaga kesehatan tubuh serta memelihara stamina tubuh. Selain itu, mengonsumsi makanan yang mengandung serat yang berasal dari buah serta sayuran, menghindari terjadinya konstipasi atau susah buang air besar dan mengedan secara terus menerus. Sebaiknya jangan mengangkat barang atau juga mengangkat beban yang terlalu berat serta hindari makanan lain yang bisa mengakibatkan terjadinya batuk.

Pencegahan hernia dengan menggunakan celana hernia biasanya hanya bersifat sementara dan tidak bersifat tetap. Hal ini bertujuan untuk membuat hernia tidak menjadi semakin parah dan bisa mengurangi terjadinya resiko pembesaran. Sejauh ini yang sudah diketahui bahwa penggunaannya sendiri tidak mempunyai efek samping.

Penyakit Hernia Hiatus


=====================================

>>> Kapsul Herbal Pro-Hernia Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Hernia, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Hernia and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *